11 November 2013

Selamat pagi dunia, aku hanyalah seorang gadis biasa yang lahir pada tanggal 27 Ferbuari 1997 di Trenggalek. Hari ini memang tak begitu cerah, namun terasa sangat indah. Dengan rok panjang warna hijau dan kemeja kuning berdasi, serta almamater, aku melangkahkan kaki yang beralaskan sepatu hitam dan dilengkapi kaos kaki putih. Berjalan sendiri, dari tempat kost menuju sekolah yang sagat ku cinta. Di tengah perjalan, seseorang yang ku kenal menawari tumpangan. Hmmm…. suasana damai dapat ku rasakan, ketika sampai di sekolah yang berada di Jalan Soekarno-Hatta, sekolah tertua di kotaku.
Harus berjalan melewati tangga, untuk aku bisa sampai kelas. Setelah meletakkan tas, aku pergi ke sebuah ruangan, disana berkumpul teman – teman yang memakai baju sama denganku, baju yang saat itu tak sedang dipakai oleh seluruh siswa. Sedangkan seorang laki – laki yang ku panggih dengan sapaan mas, memakai baju yang berbeda dengan kami, ia memakai baju yang sama dengan seragam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. “ Ayo teman – teman, kita persiapan di depan ” Katanya. Sambil bersenda gurau kami berjalan. Karena kami sudah cukup dekat dan saling mengenal. Bercanda dan menjahili satu sama sama lain telah menjadi lah yang lumrah. Sampai di pelataran depan yang cukup ramai, aku melihat kepala sekolahku. Aku pun mendekat dan meminta bersalaman dengan beliau, dan beliau menjabat tangan ku.

“ Wah,,, anak perempuan ku. Kamu OSIS atau MPK ??? ”, Tanya beliau
“ Saya MPK pak. Yang OSIS pakai baju Putih Abu – Abu ”, Jawabku
“ Ooo begitu. Sudah siap dilantik ??? ”
“ Siap pak, insyaallah ”
“ Semangat ya ”
“ Iya pak, terima kasih ”

Setelah semua berkumpul, kami berbaris. Dan tak jauh dari barisan kami terdapat barisan OSIS. Jantung ini serasa berdetak lebih kencang dari biasanya. Menantikan detik – detik bersejarah bagiku, moment yang belum tentu dapat terulang di tahun depan. Saatnya, aku dan semua teman di MPK memasuki lapangan ucaraca. Iringan lagu Indonesia Raya dan Pasukan Bendera Merah Putih, membuat ku merasa bangga, mungkin begitu pula dengan mereka. Kami mengucapkan ikrar, sebuah janji suci yang harus di tepati. Sambil mememegang bahu teman yang ada di samping kami dan disaksikan seluruh peserta upacara.
Setelah pengucapan ikrar, aku melihat pelepasan slempang dari Ketua MPK masa bakti 2012/2013 dan pemasangan slempang kepada Ketua MPK masa bakti 2013/2014. Sebenarnya jauh dalam lubuk hati ini, terdapat perasaan iri, karena aku juga ingin seperti kakak itu. Namun, aku sudah cukup bersyukur karena bisa menjadi bagian dari MPK SMANESA. Lalu kami bersalaman dan mendapatkan ucapan selamat, dari Kepala Sekolah dan Dewan Guru yang kami hormati. Suasana yang mengharu biru dapat ku rasakan, sehingga air mata ini menetes.
Sebelum meninggalkan lapangan upacara, seluruh anggota kami menyanyikan lagu Bangun Pemudi Pemuda serta Bagimu Negeri. Dan bersama seluruh peserta upacara, menyanyikan Mars SMA 1 Trenggalek. Kemudian meninggalkan lapanganan ucacara. Hari ini, aku merasa sangat senang. Rasanya, seperti nyawaku bertambah. Aku ingin bisa menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya. Dapat menapati ikrar yang telah ku ucapkan dan berguna untuk orang banyak.

Komentar

Postingan Populer