Wahyu Topeng Waja

Lakon ini mengisahkan turunnya sebuah anugrah Dewa berupa Topeng Waja, yang berarti Baja. Anugrah Dewa itu diterima oleh Raden Gatutkaca, putra Raden Werkudara dan Dewi Arimbi. Hal itu menimbulkan keirian pada diri Prabu Boma Narakasura saudara sepupunya. Ia adalah Putra seorang Raja agung, yang juga titisan Dewa Wisnu, yakni Sri Bathara Kresna dengan Bethari Pratiwi.
Prabu Boma Narakasura sangat menginginkan Wahyu itu, karena dengan Wahyu itu ia bisa diangkat sebagai Senapati Pandawa dalam menghadapi Perang Baratayuda. Ia merasa lebih pantas, karena lebih tua dan lebih sakti jika di banding dengan  Raden Gatotkaca.
Dengan dukungan Ayahanda dan kakeknya Sang Hyang Antaboga, Prabu Boma Narakasura  berusaha merebut Wahyu Topeng Waja tersebut, akhirnya topeng waja yang sudah dikenakan Raden Gatutkaca pecah terkena senjata Sang Hyang Antaboga yang diberikan pada Prabu Boma Narakasura. 
Akhirnya, Dewa memberi Raden Gatutkaca sebuah topeng perunggu sebagai gantinya. Dan ia dapat mengalahkan Prabu Boma Narakasura dalam perkelahian, sedang Prabu Kresna dan Sang Hyang Antaboga akhirnya menyadari kekeliruannya dan tetap mendukung pencalonan Gatutkaca sebagai senapati Pandawa dalam Perang Baratayuda

Komentar

  1. Website paling ternama dan paling terpercaya di Asia
    Sistem pelayanan 24 Jam Non-Stop bersama dengan CS Berpengalaman respon tercepat
    Memiliki 9 Jenis game yang sangat digemari oleh seluruh peminat poker / domino
    Link Alternatif :
    arena-domino.club
    arena-domino.vip
    100% Memuaskan ^-^

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer